Nikmatnya kekasih Sodaraku yang Hiper Sex

nama saya sandi… cerita ini adalah pengalaman pribadiku bersama teman2 wanitaku, entah benar atau kagak yang penting crotz.. begitulah pikiran ku pada waktu itu, begitu ketagihan akan sex…
cerita ini bermula ketika aku berkenalan dengan pacar sodaraku rio yang bernama rina, rina ini cewe yang berusia sekitar 22 tahun, rambutnya panjang anggun sekali dengan style nya yang cewe banget, sering make gaun ala korea gitu deh, dan kebetulan dia putih banget, jadi mirip dah kayak artis korea
rina sering banget ke rumah, karena rio emang satu rumah ma gw, oh ya kita emang beli rumah di sini biar gak usah ngekos jadi patungan aja beli rumah…
gak jarang aku mendengar desahan rina di kamar rio.. dan saat itu pun aku terangsang oleh mereka… hmm kapan ya aku dapet cewe yang se liar rina, udah cantik seneng banget ML… malam hari nya pun rio curhat sama aku….
“boy, gimana ya?” kata rio
“apanya gimana?”
“gw kan mau tugas 1 bulan di batam, lah si rina itu bener2 hiper sex bro, gw cuma takut aja dia maen sama cowo laen rugi kan gw tar, selain cinta ma dia gua gak rela dia tidur ma cowo laen”
“wah tumben loh”
“beneran nih, tolongin gw donk??lo bisa kan ngawasin dia??”
“hmmm gw kan juga cowo kalo dia tidur ma gw gimana??”
“anjing lo… serius nih gw takut banget…”
“ok sekarang gini aja dia suruh aja tinggal disini, jadi kan gw bisa ngawasin??trus kalo bisa lo iket dulu, lamar kek or apa”
“cerdas juga lo punya otak.. ok deh”
akhirnya rina pun tinggal di rumah gw, dan si rio pun pergi ke batam untuk melaksanakan tugas kerjanya…
hari demi hari aku jalani bersama cewe yang aku idam2 kan tanpa melakukan apa2… aku pun punya firasat ngintip dia tidur, kebetulan pintunya gak di tutup gitu, dia pakai pijama panjang tapi masi saja sexy, aku pun mengurungkan niat karna tertutup banget,, suatu hari aku mencobanya kembali, dan apa yang kau lihat, si rina memakai gaun malam tipis sekali berwarna merah, dan dia mengelus2 vaginanya, sambil mendesah keenakan gitu.. wow…. aku pun menikmati hal ini, kemudian gara2 pikiranku takut kalo dia tahu trus dia lapor ma rio mati lah aku… akhirnya aku pun berlari ke kekamar ku,, dan aku putuskan untuk berfantasi sendiri…. entah kenapa saking keasikannya, aku keluar dan sampe basah semua celana ku, aku pun keluar ke kamar mandi, dengan barang yang masih agak tegak, dan celana basah.. tanpa disengaja aku bertemu rina yang juga mau kekamar mandi
“sandi…. basah semua??abis ngapain??hayo”tanya rina centil menggodaku
“ehhmmmm.. anuuu… aku ketumpahan air tadi…” gugup aku dibuatnya
rina pun mendekatiku, dia menunduk di depanku semakin berdebarlah jantungku dan tegaklah senjataku….dia seperti kaget dibuatnya, lalu dia memegang celanaku yang masi licin oleh spermaku…
“sandi… ini air apa air kenikmatan??”sambil melihat ke atas dan mengelus2 penisku
“jangan rin tar rio tahu gimana……”
“sandi… tenang aja lagi kalo kita ngejaga rahasia pasti dia gak tahu” sambil membuka celanaku dan
“wooow…. besar banget, sini gua bersihin” tanpa pikir panjang rina mengulum penisku… benar2 cewe hiper
“ahhh rina….” desahku keenakan sambil bersandar di dinding
rina bener2 jago mengulum penisku sampai2 aku keluar
“ahh rriiinnn… crootzzzz….” rina menelan semua cairan spermaku… masi dijilati penisku sampai kering olehnya
“baru pertama ya san?belum pernah ya sebelumnya??”
“ehhh.. iya rin..” aku bener2 malu
rina pun menarikku untuk berciuman… berciumanlah kita, kemudian rina membuka seluruh bajuku dan mengarahkan ku pada payudaranya, perlakukan itu seperti kamu minum susu ibu mu dulu ya..
aku pun menyedot2 payudara rina, dia mengarahkan tanganku untuk meremas2 dan yang satu nya mengelus klitorisnya….
“ouughhh san.. jilatin donk putingnya..”
aku pun menurutinya, kemudian tidak lama kemudian aku di dorong olehnya kebawah sambil mengangkagkan kakinya dia menyuruhku menjilati memeknya…
pertama kali aku menjilatnya, dan aku pun pengen muntah…
rina tersenyum “coba saja san… ya sayang” sambil mendorog kepalaku mendekati memeknya kembali
“oouughhhh trusss sannn,, yang menonjol itu sayang… hisaaapppp….”rina menggeliat sambil meremas2 rambutku….
5 menit berlalu rina menarikku ke atas ranjang dan dia mendorongku untuk terlentang.. dia pun menelan sebuah pil… lalu dia mengankangi badanku, digesekkan penisku yang sudah siap tempur ke vaginanya yang sudah basah…
lalu “ooouugggh saaaannn.. ennaaakk gedeeeeee” masuklah penisku ke dalam mekinya
“ouughh” desahku yang baru merasakan wanita
“ngggiiiiikkkkkk ngiikkkkk” ranjangku berbunyi karna genjotan rina yang keras
rina bener2 sekali menggenjotku…
10 menit berlalu rina berpindah posisi menungging, san masukin kesini sambil menunjuk lubang mekinya dia mengarahkan penisku masuk… dan “ouughhh” desah rina ketika penisku kembali menerobos lubangnya
“oouughh san kerasin genjotnya” sambil mendorong pantatku ke dalam
aku pun kerasin genjotanku….
setelah beberapa menit aku pindah rina ke posisi bawah karna aku tahu di film2 bokep
kutindih dia.. ku genjot diaaa
“ooouuughhhh saaannn aku keluar sannnnn”terasa cairan di penisku dan rina menggelinjang ku kurangi tempo ku karna baru sekali aku liat momen ini
“hayuk lagi san… di arahkan pantatku maju mundur oleh rina
aku pun memperkeras genjotanku…. selama 10 menit aku heran kenapa masi aja belum kluar
aku pun terus menusuk2 kan karna itu aku merasakan enak banget
keras sekali genjotanku dan rina “ooughhh sannnn kamu enak sayaaanggg, aku mauuuu”
dan rina kluar lagi…. aku genjot lagi dengan penuh semangat untuk kepuasanku….
“rina aku mau kluar…..”
pantatku ditahan olehnya, dan “crotzzzz… ” aku keluar, dan pantatku semakin ditekan oleh rina…..rina pun menciumku “makasi sayang gak pernah aku sepuas ini sama rio, semoga benih kamu jadi ya”
“apa????”aku kaget banget sama omongan rina
“hahahaha polos banget sih…. ak kan udah minum pil sayang gak mungkin jadi kok”sambil memelukku kembali
“besok lagi ya” bisik rina sambil menciumku…. memang bener2 rina yang hiper sex
hari2ku kulalui bersama rina dengan indah hingga rio pulang sepulang rio kami pun sering janji untuk tidak mengatakan hal ini, dan kita pun sering ketemu tanpa sepengetahuan rio untuk melampiaskan nafsu kami

author